Tiada di Dalam Hatiku Melainkan Allah – Ma Fi Qalbi Ghairullah

“Selama tahun 2017, ada pengalaman yang membuat aku luput tentang memaknai: Ma Fi Qalbi Ghairullah. Kali ini awal 2018, aku harus banyak belajar dan lebih mengingat kembali makna cinta kepada Allah.”, Ujarku.

Memang perlu waktu untuk memahami dan mendalami makna cinta kepada dan karena Allah.

Namun ketika kau sudah memahaminya, maka tak kan ada lagi
satu cinta manusia pun yang mampu merobek hatimu hingga hancur.

sebab cinta karena Allah bukanlah tentang siapa yang kau cintai dan mencintaimu,
melainkan tentang seberapa dekat dirimu dan dia dengan Sang Pencipta.

Kedekatanmu dengan Allah akan membimbingmu kepada siapa hatimu pantas kau labuhkan.
Kedekatanmu dengan Allah pun akan membimbingmu kepada siapa hatimu harus kau jauhkan…

Cinta kepada dan karena Allah akan membuatmu mampu melihat dengan kedalaman hati,
bahwa cinta manusia yang terbungkus kotak indah dan berpita emas
seringkali hanyalah cinta yang hanya akan membuatmu terjebak
dalam kebatilan dan mengundang murkaNya.

Cinta kepada dan karena Allah akan membuatmu selalu mampu bersabar dan ikhlas menerima semua ketentuanNya,

Dengan kebesaran cinta Allah, kau akan sangat bahagia ketika Allah menganugerahimu seseorang yang tanpa lelah mengajakmu menuju Jannah.
Dengan kebesaran cinta Allah, kau pun akan tetap bahagia jika Allah merenggut seseorang/sesuatu dari sisimu,
karena kau paham bahwa Allah seringkali mengosongkan tangan kita hanya agar Allah dapat memberimu seseorang/sesuatu yang jauh lebih baik…

Maka bersyukurlah jika kau sudah memahami semua itu.

Lalu ucapkanlah dalam hatimu dengan penuh keyakinan,

“Ma fi qalbi Ghairullah!”
“Ma fi qalbi Ghairullah!”
“Ma fi qalbi Ghairullah!”

Lalu berbahagialah!
Karena kau tak kan pernah merugi jika menyandarkan semua cinta dan hidupmu kepada dan karena Allah.
Insyaa Allah.

**Dirimu tanpa cinta kekasihmu tetaplah akan menjadi dirimu,
sedangkan dirimu tanpa cinta kepada dan karena Allah mungkin hanya akan hancur tanpa sisa.

“Ketika hatimu terlalu berharap kepada seseorang, maka Allah timpakan ke atas kamu pedihnya sebuah pengharapan, supaya kamu mengetahui bahwa Allah sangat mencemburui hati yg berharap selain DIA. Maka Allah menghalangimu dari perkara tersebut agar kamu kembali berharap kepada-Nya.” (Imam Syafi’i)

Mintalah pada Allah supaya Allah menjaga hatimu dan hatinya. Bila belum saatnya cukuplah DIA yang dihatimu, dan berdoalah supaya hatimu dan hatinya selalu tertaut pada-NYA.

Aamiin

Dikutip dari https://eukari12.blogspot.co.id/2016/09/ma-fi-qalbi-ghairullah-tiada-di-dalam.html?m=1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s